Postingan

Aku dan TPKI

Blog ini akan diawali dengan frasa "aku tak menyangka" Se-berdaging itu Aku tak menyangka TPKI se-berdaging itu. Materi yang disampaikan Bu Siska sangat penting semua untuk penyusunan tugas akhirku nanti. Setiap penyampaiannya adalah materi yang sangat berdaging membuatku merasa bertambah banyak ilmu. Dari mata kuliah ini aku bisa meyakinkan diriku untuk bisa menyelesaikan tugas akhirku nanti dan tidak jarang juga memberiku ide topik untuk tugas akhirku nanti.  Se-berat itu Aku tak menyangka, matkul TPKI seberat itu. Awalnya kukira mata kuliah ini mirip seperti mata kuliah bahasa Indonesia yang santai, yang belajar mengenai kaidah penulisan, KBBI, dan kawan-kawannya. Ternyata, TPKI bisa dibilang sangat berbeda dengan bahasa Indonesia. Di TPKI kita belajar untuk mempersiapkan tugas akhir di tingkat akhir nanti. TPKI bisa dibilang seberat itu karena tugas mingguan kelompok, tugas blog, tugas akhir proposal mandiri yang mewarnai hari-hariku.  Se-menyenangkan itu Aku tak menyangk...

Trade Off antara Pembangunan Pariwisata Berbasis Alam dan Budaya di Semarang

Kabupaten Semarang merupakan salah satu daerah yang berada di Jawa Tengah. Letaknya yang strategis dan berbatasan langsung dengan Kota Semarang merupakan salah satu keunggulan geografis yang dimilikinya. Namun, dalam hal pariwisata, Kabupaten Semarang dan Kota Semarang memiliki highlight pariwisata yang kontras. Jika di Kota Semarang didominasi tempat wisata berupa bangunan peninggalan penjajahan Belanda, Kabupaten Semarang lebih menonjolkan wisata alam dan budayanya yang menyejukkan mata.  Mobilitas yang besar antara ibukota provinsi dan Kabupaten Semarang serta kota-kota di sekitarnya membuat potensi wisata di Kabupaten Semarang memiliki pasar yang lebih luas. Hal ini menjadi sebuah keunggulan yang perlu mendapat perhatian khusus agar tetap lestari, melihat keindahan alam yang banyak terjamah manusia akan mudah rusak. Komitmen dan peran pemerintah daerah dalam pengembangan obyek wisata sangat strategis diperlukan. Sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Semarang telah mema...

Teknologi Baru Menyebabkan Terciptanya Budaya Kerja Baru di Semarang

Saat ini teknologi telah mengalami perkembangan yang pesat. Utamanya sejak pandemi Covid-19 menyerang dunia, semua negara melakukan berbagai upaya agar tata kehidupan tidak hancur dan perekonomian berhenti. Pada situasi tersebut teknologi informasi dan komunikasi adalah jalan keluarnya. Hingga kini teknologi terus berkembang pesat dan menjadi sebuah keunggulan pada bidang yang telah menerapkan teknologi dalam penggunaannya.  Digitalisasi sudah merambah di hampir seluruh bidang kehidupan, seperti pekerjaan, pendidikan, sosialisasi, dan hal lainnya di berbagai belahan bumi. Demikian juga di Kota Semarang, hampir semua bidang kehidupan kini mengalami transformasi digital. Misalnya, sebelumnya sekolah selalu dilakukan secara bertatap muka di sekolah. Namun, setelah masuknya teknologi, ada alternatif lain ketika pertemuan tatap muka tidak dapat dilakukan, yaitu pertemuan secara daring melalui meeting conference . Selain itu, sebelumnya ketika mengerjakan tugas harus ditulis dalam buku...

Jakarta dan Diriku

Jakarta. Kota metropolitan yang tidak pernah sepi. Siang harinya diterangi dengan terik matahari dengan polusi yang menemaninya, sedangkan malam hari yang diterangi dengan ribuan lampu gedung pencakar langit yang memanjakan mata. Kesibukan dan keramaian adalah dua hal yang identik dengan kota ini. Sedangkan aku, hanya seorang introvert yang sibuk menikmati keheningan rumah. Mau sehari dua hari bahkan setahun di rumah pun mungkin aku tidak akan pernah bosan. Dua hal ini membuatku tersadar bahwa aku mungkin tidak akan betah tinggal di kota ini. Saat masih bersekolah, beberapa kali aku mendengar cerita dari temanku tentang menyenangkannya tinggal di Jakarta. Ada pula temanku yang memimpikan untuk bisa kuliah atau tinggal di Jakarta suatu saat nanti. Berbeda dengan mereka, aku tidak pernah memimpikan tinggal dan berkuliah di Jakarta. Yang ada di pikiranku hanya ingin menghabiskan waktuku untuk selalu dekat dengan orang tuaku di daerah tempat tinggalku. Namun sepertinya aku lupa dengan ci...

Dampak Positif dan Negatif Migrasi Masuk dan Migrasi Keluar Jawa Tengah pada 2020

Gambar
Menurut BPS, migrasi dalam arti luas adalah perubahan tempat tinggal secara permanen. Dalam arti yang lebih sempit migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan menetap dari suatu tempat ke tempat Iain melewati batas administratif provinsi atau kabupaten/kota (migrasi internal). Migrasi juga memiliki batasan waktu yang ditetapkan, yaitu 1 tahun sejalan dengana konsep tempat tinggal. Artinya, seseorang dikatakan sebagai migran jika tinggal di tempat baru atau berniat tinggal di tempat baru paling sedikit satu tahun lamanya. Terdapat berbagai jenis migrasi, dua diantaranya ada migrasi masuk dan migrasi keluar. Migrasi masuk diartikan sebagai masuknya penduduk ke suatu daerah tujuan. Sedangkan migrasi keluar diartikan sebagai perpindahan penduduk keluar dari daerah asalnya. Dilansir dari kompas.com, terjadinya migrasi penduduk tentunya dilatarbelakangi oleh faktor-faktor tertentu. Faktor-faktor tersebut adalah: 1.       Kurangnya lapangan pekerjaan Kurangnya lapang...

Tantangan Bonus Demografi dan Derajat Kesehatan di Jawa Tengah

Gambar
Bonus demografi dikenal sebagai kondisi struktur penduduk yang komposisinya didominasi oleh kelompok penduduk berusia produktif yaitu 15-64 tahun, sedangkan kelompok usia yang tidak produktif (penduduk berusia kurang dari 14 tahun dan lebih dari 64 tahun) memiliki porsi yang lebih sedikit. Kondisi ini dikatakan sebagai bonus demografi karena penduduk dengan usia produktif dianggap pada usia tersebut seseorang memiliki potensi terbaiknya sehingga dapat memiliki peranan penting dalam kehidupan, seperti menjalankan pendidikan setinggi-tingginya sesuai potensi yang dimiliki dan bekerja sesuai bidang yang didalaminya. Jika kondisi ini benar-benar terjadi, maka bonus demografi ini menjadi jembatan emas untuk Indonesia meraih masa kejayaannya melalui peranan generasi produktif.  Sejak tahun 2010 hingga 2023, Indonesia diprediksi akan memasuki masa bonus demografi dengan periode puncaknya yaitu antara tahun 2020 hingga 2030. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah penduduk produktif yang porsi...

Aku Anak Pertama yang Unik dan Spesial

Mungkin telah sering telinga kita mendengar banyak orang berkata bahwa anak pertama adalah harapan besar bagi orang tuanya. Mungkin kita juga pernah mendengar bisikan halus orang tua akan harapannya pada anak pertamanya ini. Mungkin juga orang-orang atau mungkin orang tuaku sendiri berpikir bahwa anak pertama sesempurna itu sampai tidak ada celah kelemahan pada dirinya. Namun, aku merasa aku jauh dari yang mereka pikirkan, mungkin juga aku masih belum sesuai dengan yang orang tuaku harapkan. Mungkinkah aku anak pertama yang unik dan spesial?  Kebanyakan orang berpikir bahwa anak pertama adalah anak yang sempurna. Orang bilang anak pertama adalah anak yang pemberani, segala tantangan dia hadapi dengan percaya diri. Orang-orang selalu beranggapan anak pertama tak takut dengan tantangan dan seramnya dunia luar. Namun, aku berbeda. Di keluargaku akulah anak yang paling penakut. Hewan sekecil kecoak bisa membuatku teriak histeris seperti dikejar hantu atau mungkin bahkan melebihi itu. S...