Jakarta dan Diriku
Jakarta. Kota metropolitan yang tidak pernah sepi. Siang harinya diterangi dengan terik matahari dengan polusi yang menemaninya, sedangkan malam hari yang diterangi dengan ribuan lampu gedung pencakar langit yang memanjakan mata. Kesibukan dan keramaian adalah dua hal yang identik dengan kota ini. Sedangkan aku, hanya seorang introvert yang sibuk menikmati keheningan rumah. Mau sehari dua hari bahkan setahun di rumah pun mungkin aku tidak akan pernah bosan. Dua hal ini membuatku tersadar bahwa aku mungkin tidak akan betah tinggal di kota ini. Saat masih bersekolah, beberapa kali aku mendengar cerita dari temanku tentang menyenangkannya tinggal di Jakarta. Ada pula temanku yang memimpikan untuk bisa kuliah atau tinggal di Jakarta suatu saat nanti. Berbeda dengan mereka, aku tidak pernah memimpikan tinggal dan berkuliah di Jakarta. Yang ada di pikiranku hanya ingin menghabiskan waktuku untuk selalu dekat dengan orang tuaku di daerah tempat tinggalku. Namun sepertinya aku lupa dengan ci...